Keysha - Midnight in December
RESENSI BUKU
(MIDNIGHT IN DECEMBER)
I. IDENTITAS BUKU
a. Judul Buku: Midnight in December
b. Pengarang: Kith
c. Penerbit: PT Bukune Kreatif Cipta (Bukune)
d. Tahun Terbit: 2024
e. Kota Terbit: Jakarta
f. Jumlah Halaman: 352 Halaman
g. ISBN: 978-602-220-729-0
II. PENDAHULUAN
Memulai kembali atau mempertahankan yang sudah ada sering kali menjadi masalah terbesar dalam sebuah hubungan. Midnight in December karya Kith mengangkat cerita tentang dinamika hubungan jarak jauh, penyembuhan luka masa lalu serta perjuangan rasaemosional ketika rasa ragu dan kerinduan yang mulai menghampiri. Novel ini mengajak pembaca memahami arti penting keberanian berdamai dengan masa lalu. Novel ini sangat menarik karena menyajikan konflik batin yang realistis dan dekat dengan kehidupan remaja hingga dewasa muda yang sedang belajar memahami perasaan serta makna kata "pulang".
III. ISI RESENSI
a. Resensi Isi Buku
Kisah ini berpusat pada Kalisa Fidelya dan Malik Wartana, sepasang kekasih yang harus menjalani hubungan jarak jauh. Hubungan yang awalnya tampak hangat perlahan merenggang akibat jarak, kurangnya komunikasi, dan rasa ketidakpastian. Di tengah gejolak ketidakpastian hubungannya dengan Malik, Kalisa bertemu dengan Bareska Harsachandra, seorang penyiar radio kampus yang memiliki kepribadian hangat, perhatian, dan tulus.
Kehadiran Bareska memberikan warna baru sekaligus menjadi tempat yang menenangkan bagi Kalisa. Kalisa pun dihadapkan pada persimpangan jalan, mempertahankan hubungan masa lalunya dengan Malik yang penuh ganjalan atau membuka hati untuk Bareska yang menawarkan harapan baru di bulan Desember.
b. Analisis dan Ulasan
• Kelebihan Buku:
Gaya Bahasa dan Narasi Puitis: Penulis berhasil membuatcerita dengan kata yang cantik, emosional, serta menyisipkan puisi-puisi pendek yang mampu menyentuh perasaan pembaca.
Pembangunan Karakter yang Kuat: Tokoh Bareska digambarkan sangat luar biasa greenflag dan suportif, sementara dinamika konflik batin Kalisa terasa sangat realistis.
Atmosfer yang Hidup: Penulis sangat baik dalam membangun latar tempat seperti lingkungan kampus, Jatinangor, Depok dan suasana dingin pertengahan hingga akhir tahun yang syahdu.
• Kekurangan Buku:
Alur Lambat di Awal: Pada bagian awal cerita, alurnya terasa agak lambat sehingga membutuhkan kesabaran pembaca sebelum masuk ke dalam puncak konflik emosionalnya.
Ukuran Cetak Font: Ukuran cetak huruf pada buku cenderung agak kecil dan rapat, yang bagi sebagian pembaca mungkin terasa kurang nyaman di mata.
• Perbandingan dengan Buku Sejenis:
Secara tema dan vibes, novel ini memiliki kemiripan suasana dengan novel romance friends to lovers atau kisah penyembuhan luka emosional seperti Lotus in tge Mud, di mana perjalanan menyembuhkan luka masa lalu menjadi fokus utama sebelum melangkah ke hubungan baru.
c. Kutipan Penting
“Move on itu bukan melupakan, tapi menumpuk kenangan lama dengan kenangan baru.”
IV. PENUTUP
Midnight in December merupakan cerita fiksi romantis yang memiliki akan makna cinta, kedewasaan, dan penerimaan diri. Novel ini sangat layak dibaca, terutama bagi para remaja, mahasiswa, hingga umum yang menyukai kisah romansa berkesan manis dan haru . Cerita ini mengajarkan bahwa melepaskan sesuatu yang tak lagi sejalan bukanlah sebuah kegagalan, melainkan langkah awal untuk menemukan kebahagiaan sejati.
V. IDENTITAS PENULIS RESENSI
a. Nama lengkap: Keysha Qhoulani Purwaningtyasa
b. Nama sekolah: SMA Martia Bhakti
c. Kelas: X.1
d. Nomor telepon/HP: 085811115314
e. Alamat email: keysha.purwaningtyas@mabhak.sch.id
Komentar
Posting Komentar