Alisya Andia Putri - Janji
RESENSI BUKU JANJI
Novel Janji karya Tere Liye merupakan novel yang mengangkat kisah pencarian seorang alumni pondok bernama Bahar yang memiliki masalalukelam dan penuh penyesalan. Cerita ini berawaldari tiga sekawan di pondok yang terkenal sangat nakal. Kenakalan mereka bahkan sampaimemberi garam ke minuman calon presiden yang sedang berkunjung ke pondok. Karena kenakalanmereka sudah keterlaluan, Buya Kyai memberikan hukuman kepada mereka untukmencari Bahar, seorang alumni pondok yang memiliki masa lalu sangat kelam itu.
Saya memilih novel ini karena ceritanya menarikdan memiliki banyak pelajaran kehidupan. KisahBahar menunjukkan bahwa seseorang tidakseharusnya dinilai hanya dari masa lalunya saja. Di balik kesalahan yang pernah dilakukan, seseorang masih bisa berubah, bertanggungjawab, dan berusaha menebus kesalahannya. Novel ini juga mengajarkan arti janji, penyesalan, pengorbanan, cinta, kehilangan, dan keikhlasan.
Novel Janji menceritakan tiga sekawan yang tinggal di sebuah pondok dan terkenal sangat nakal. Kenakalan mereka bahkan sampaimemberikan garam ke dalam minuman seorangcalon presiden yang sedang berkunjung kepondok. Karena sudah keterlaluan, Buya Kyai memberikan hukuman kepada mereka untukmencari Bahar, seorang alumni pondok yang terkenal nakal dan memiliki masa lalu yang kelam.
Bahar dahulu pernah berjudi, mabuk-mabukan, dan menjadi satu-satunya murid yang dikeluarkandari pondok. Saat bulan Ramadan, ia tidak sengajamenyebabkan kebakaran pondok ketika bermainmeriam bambu hingga seorang murid penyandangdisabilitas meninggal. Setelah itu, Bahar pergi dan tidak diketahui keberadaannya.
Dalam pencarian, tiga sekawan mulai mengetahuikisah hidup Bahar. Ia pernah dipenjara selamalima tahun karena mengaku melakukanpembakaran pasar induk sebagai bentukpenebusan kesalahan, meskipun sebenarnya bukandia pelakunya. Setelah bebas, Bahar membukausaha reparasi dan bertemu Delima, anak pemiliktoko emas. Mereka kemudian menikah, tetapikebahagiaan mereka tidak berlangsung lama.
Pada Mei 1998, terjadi kerusuhan yang menyebabkan toko keluarga Delima dibakar. Delima yang berada di dalam toko meninggaldunia. Bahar sangat terpukul dan kemudianbekerja keras untuk mengatasi kesedihannya. Setelah itu, Bahar membuka sebuah warung ataurumah makan yang diberi nama Rumah Makan Delima. Warung tersebut menjadi bagian darikehidupan Bahar setelah kehilangan istrinya dan juga menjadi tempat ia membantu orang-orang yang membutuhkan.
Pada akhirnya, terungkap bahwa Bahar sebenarnyatelah meninggal karena sakit. Perjalanan mencariBahar membuat tiga sekawan mendapatkanbanyak pelajaran tentang tanggung jawab, penyesalan, pengorbanan, kehilangan, perubahan, kebaikan, dan arti sebuah janji.
Novel Janji memiliki alur yang menarik karenakisah Bahar tidak langsung diceritakan secaralengkap. Pembaca diajak mengikuti perjalanantiga sekawan dalam mencari Bahar dan sedikitdemi sedikit mengetahui masa lalunya. Hal inimembuat cerita terasa penuh misteri dan membuat pembaca penasaran dengan kehidupanBahar.
Kelebihan lainnya adalah karakter Bahar yang mengalami banyak perubahan. Meskipunawalnya dikenal sebagai orang yang nakal dan banyak melakukan kesalahan, ia berusahabertanggung jawab dan menebus kesalahannya. Novel ini juga memberikan banyak pesan moral tentang pentingnya bertanggung jawab, tidakmudah menghakimi orang lain, menepati janji, serta belajar menerima kehilangan.
Kekurangannya, cerita yang cukup panjangmembuat pembaca harus lebih fokus dalammengikuti alur dan berbagai kisah masa laluBahar. Beberapa bagian juga terasa berat karenamembahas penjara, kematian, kehilangan, dan kerusuhan.
"Tidak semua di dunia ini dinilai menurutversimu"
"Tuhan saja Maha pemaaf, bahar. Kenapa kau melangkahi Tuhan? Menghukum diri sendiri"
Novel Janji merupakan bacaan yang menarikkarena tidak hanya menyajikan cerita, tetapi juga mengajarkan tentang arti janji, kesalahan, perubahan, dan kesempatan untuk memperbaikidiri. Novel ini layak dibaca oleh remaja, pelajar, dan pembaca yang menyukai novel dengan pesankehidupan yang kuat. Setelah membaca novel ini, pembaca dapat memahami bahwa masa laluseseorang tidak selalu menentukan bagaimanadirinya di masa depan.
ALISYA ANDIA PUTRI KELAS X.1 SMA MARTIA BHAKTI
Komentar
Posting Komentar